PUPUK ORGANIK “TANIJAU”

Pupuk organic adalah pupuk yang berasal dari bahan-bahan organic seperti pangkasan daun tanaman,, sisa tanaman, kotoran ternak, dan sampah organic lainnya yang telah dikomposkan.


Kemasan Pupuk Organik “Tanijau”

Bahan-bahan pokok “Tanijau” terdiri dari : cocopeat, serasah, rumen, chicken manure, kiambang (salvinia molesta), dan limbah tanaman lainnya
Kemasan tersedia : 12 kg dan 5 kg atau sesuai permintaan (25 Kg).
Contoh kemasan 5 kg dan 12 kg


Proses pengolahan pupuk Tanijau


Proses pengemasan pupuk Tanijau

KEGUNAAN :
  • Untuk segala jenis tanaman
  • Memperbaiki jaringan sel tanaman sehingga tanaman tumbuh dan berkembang
  • Memperbaiki kerusakan tanah
  • Memelihara ekosistem dan kesuburan tanah

DOSIS ANJURAN :
  1. Buah-buahan dan tanaman perkebunan 1,5 – 2,0 Kg / tanaman atau disesuaikan dengan tahap pertumbuhan
  2. Tanaman pangan, biji-bijian dan umbi-umbian 1,5 m3 / ha atau disesuaikan dengan tahap pertumbuhan
  3. Sayur-sayuran 1,0 – 4 Kg / tanaman atau disesuaikan dengan tahap pertumbuhan
  4. Tanaman bunga 15 – 100 g / tanaman tergantung jenis dan usia bunga

PETUNJUK PENGGUNAAN :
  • Taburkan pupuk organik Tanijau di sekitar perakaran atau campurkan secara merata dengan tanah sekitar perakaran tanaman sesuai dosis yang ditentukan.
  • Waktu aplikasi atau penaburan pupuk dapat dilakukan di setiap tahap pertumbuhan tanaman.

KANDUNGAN HARA :
  • C Organik 35,61 % K2O 2,64 %
  • B Organik 62,95 % C/N Ratio 10,87 %
  • N Total 3,36 % pH 9,42 %
  • P2O5 2,54 %

Pupuk Organik Tanijau juga terbukti dapat mengatasi lahan kritis di area tau lahan bekas pertambangan, berikut gambar contoh aplikasi untuk reklamasi lahan paska tambang